Showing posts with label book. Show all posts
Showing posts with label book. Show all posts
21 May 2012 6 comments

[Promo] Tryst: A Queer Love Story

People of planet Earth,

sekalinya bikin entry lagi, isinya malah promosi ... ha!
Teman-teman sekalian, apakah kalian masih ingat entry Multiply-ku yang ini:
__________________________________________________________

hehee .. .akhirnya muncul juga ni buku! aku senaannggg ... !!


teman2ku sekalian .. kalau melihat buku ini di toko buku *OHOK*Gramediadansaudara2nya*OHOK* dibeli yaaa ...
quickie: Hai, aku Vincent. Senang bertemu kalian.”
Dorian melihat aktor yang baru datang itu. Seorang lelaki tampan dengan
rambut coklat muda yang agak berantakan, kulit yang sedikit terbakar matahari,
senyum nakal dan mata ungu yang indah.
Manusia macam apa dia? – sungut Dorian – aku tidak pernah bertemu orang seperti itu. Dia bisa menghidupkan Count Dracula lebih hebat dari Bela Lugosi dan Gary Oldman. Ya ampun! Hanya dengan melihatnya sebagai Dracula, aku hampir mengalami orgasme seperti tadi!
Kenapa kau, Gale? Kau benar-benar seorang homo sekarang.
edit: gue nge upload cover official nya Tryst.oke, emang ga beda jauh, tapi ya inilah cover yg benernya XD
__________________________________________________________________________

Ada yang udah beli bukunya? Terima kasih kalau sudah, Anda telah membantu seorang anak manusia menambah uang sakunya, saya senang sekali. Semoga Gusti Zeus membalas baik budi kalian.

Kalau belum, Anda bisa mendapatkannya sekarang! Yep, setelah sekian lama banyak yang bertanya, akhirnya gw memutuskan untuk menjual buku ini lagi untuk teman-teman yang kemaren 'complain', udah nggak bisa nemu lagi di toko buku (ya iyalah, ni buku dijualnya udah hampir 5 tahun yang lalu hihihi).

Ada lumayan banyak nih stoknya, walaupun enggak sampe ribuan ya, bingung juga gw naronya di mana kalo sampe ribuan buku dateng ke gw at one time :|

Buat yang berminat, silakan kontak gw di sini atau di e-mail, siriuslyelmo@gmail.com , atau di Twitter ya: @siriuslyelmo.

Harga buku: Rp 35.000, free ongkir.
Kalau yang di Jakarta mah, ketemuan aja kali ye, sukur-sukur dapet cap jempol gw, atau terserah deh, kalian yang milih mau dapet cap jari mana.

Looking forward hearing from you guys! ^^
Cheers!

PS. Buat yang pernah baca tulisan gw di majalah/Cross-Stitch, tulisannya berbeda koq, as in yang ini lebih amatir dan cupu, hahahaha XD

2 comments

[Promo] Tryst: A Queer Love Story

People of planet Earth, 
Post pertama di blog baru ini, isinya malah promosi ... ha!
Teman-teman sekalian, apakah kalian masih ingat entry Multiply-ku yang ini:

__________________________________________________________

hehee .. .akhirnya muncul juga ni buku! aku senaannggg ... !!



teman2ku sekalian .. kalau melihat buku ini di toko buku *OHOK*Gramediadansaudara2nya*OHOK* dibeli yaaa ...


quickie:
Hai, aku Vincent. Senang bertemu kalian.”

Dorian melihat aktor yang baru datang itu. Seorang lelaki tampan dengan
rambut coklat muda yang agak berantakan, kulit yang sedikit terbakar matahari,
senyum nakal dan mata ungu yang indah.

Manusia macam apa dia? – sungut Dorian – aku tidak pernah bertemu orang seperti itu. Dia bisa menghidupkan Count Dracula lebih hebat dari Bela Lugosi dan Gary Oldman. Ya ampun! Hanya dengan melihatnya sebagai Dracula, aku hampir mengalami orgasme seperti tadi!
Kenapa kau, Gale? Kau benar-benar seorang homo sekarang.

edit: gue nge upload cover official nya Tryst.oke, emang ga beda jauh, tapi ya inilah cover yg benernya XD
__________________________________________________________________________

Ada yang udah beli bukunya? Terima kasih kalau sudah, Anda telah membantu seorang anak manusia menambah uang sakunya, saya senang sekali. Semoga Gusti Zeus membalas baik budi kalian.

Kalau belum, Anda bisa mendapatkannya sekarang! Yep, setelah sekian lama banyak yang bertanya, akhirnya gw memutuskan untuk menjual buku ini lagi untuk teman-teman yang kemaren 'complain', udah nggak bisa nemu lagi di toko buku (ya iyalah, ni buku dijualnya udah hampir 5 tahun yang lalu hihihi).

Ada lumayan banyak nih stoknya, walaupun enggak sampe ribuan ya, bingung juga gw naronya di mana kalo sampe ribuan buku dateng ke gw at one time :|

Buat yang berminat, silakan kontak gw di sini atau di e-mail, siriuslyelmo@gmail.com , atau di Twitter ya: @siriuslyelmo.

Harga buku: Rp 35.000, free ongkir.
Kalau yang di Jakarta mah, ketemuan aja kali ye, sukur-sukur dapet cap jempol gw, atau terserah deh, kalian yang milih mau dapet cap jari mana.

Looking forward hearing from you guys! ^^

Cheers!

PS. Buat yang pernah baca tulisan gw di majalah/Cross-Stitch, tulisannya berbeda koq, as in yang ini lebih amatir dan cupu, hahahaha XD


20 May 2012 0 comments

[Review] A-Z of Franz Ferdinand



i hereby declared myself as a Franz Ferdinand-obsessed.

seumur idup gue, baru sekali gue suka sama artis sampe bela2in beli stuffsnya. buku, kolor asli original cd, original dvd, nonton konser or whatever gitu. the first one, OF COURSE, Bryan Adams. gue punya buku bio dia. dua, sodara2 sekalian yg terkasih dan tersayang. 1 boxset 18 'Til I Die, dan 3 ORIGINAL live dvd. Bryan ROCKS!!
dan gue punya album2nya, ORIGINAL, dari awal sampe yg recent, 11. dalam bentuk cd maupun ... kaset XD
pernah nonton konsernya sekali. i was in the fanclub for about 3 years hihihihi.
gue sebenernya pengen juga beli buku fotografinya dia, apa daya finansial tidak mendukung.





anyway, sekarang setelah obsesi gue pada Bryan udah agak berkurang, gue punya target baru. the Archdukes of Pop. gue punya albumnya, kumplet ... oh, kecuali si mini album Darts of Pleasures itu *lirik nista dan damba pada EPnya Sherrie*
gue punya dvdnya, walaupun tidak original, gue punya Sound Bites *lirik Tintin*.
dan kemaren akhirnya orderan buku Franz gue, yg berjudul A to Z of Franz Ferdinand, dateng. setelah berbulan2 berpikir keras gimana caranya order buku di Amazon, dan kartu bebas miskin apa yg berlaku di mereka, bayar2an tambahan, konsultasi ma orang2 kiri kanan [Avin Kesuma, ai lop yu!], dll dll, akhirnya gue memesan buku ini di amazon!. well buku ini bukan Franz yg nulis sih, tapi seorang fans bernama Helen Chase. apparently, beliau yg satu ini sudah beberapa kali bersua dengan cowoq2 Glasgow ini, dan orang2 di sekitar mereka. so, she came up with the concept of the book.
from a fan to fans.



dan guys, kalian yg menganggap gue ensiklopedia berjalannya Franz Ferdinand ... believe me, di buku ini masih BANYAK hal2 yg gue ga tau tentang mereka!
such as, Alex dan Nick beneran pacaran!!! got a degree in catering management, and a POSTGRADUATE in computing. if i wasn't mistaken, postgraduate is equal to ... S2? *tiba2 ketakutan sama suami sendiri*, dan ketika dia bekerja jadi rentboy chef di sebuah cafe yg berlokasi di lantai dasar sebuah gedung apartment milik seorang raja Spartan haus darah di Limehouse delivery boy di restoran india, sembari nunggu disuruh delivery, Alex suka ngendon di dalem mobilnya yg berwarna biru [SIRIUS ditulis warnanya!] sambil baca buku2nya Charles Bukowski, waktu Nick pertama kali kedatengan Alex di rumahnya untuk nge jam bareng, he thought 'David  Bowie in my house! brilliant!', Alex and Nick each had younger sister with almost similar names, Bob bener2 korban kejahatan seksual Alex! takut terbang and he was the one who designed most of Franz single covers from the second album, Paul was the klutz and forgetful in the band despite his cuteness, dan mereka suka sekali mengedit2 each other's Wikipedia entry O_o kurang kerjaan emang.

seru juga sih ngebaca awal perjalanan mereka dari life before Franz, lalu meeting up dan gimana mereka mulai dari awal untuk playing music to people, performing, signing records, sampe akhirnya kaya sekarang. dan walopun mereka udah worldwide famous, but they still go home to Glasgow, heir hometown, to their families, friends and their usual life. before Franz. well, except for the odd jobs, of course.

dan ngebaca testimonial2 orang2 yg emang udah kenal mereka dari awal, fans yg pernah ketemu sama mereka, dan lain2, tampak cowoq2 ini bener2 keeping their feet on the ground. they still go out with the same friends. they still help their fellow musician friends. bahkan banyak fans yg malah heran dan amazed pas tau cowoq2 Franz ini aslinya emang pada sweet, baik hati, apa adanya [sampe ada yg bilang, 'they don't try to look less or more intelligent from what they actually are!' how cute!]





ngebacain komen2nya the band juga seru! apalagi gue, sebagai makhluk visual, tentu saja sambil membayangkan tampang2nya mereka pas ngomong gitu. Alex dengan muka excited-jailnya dan minta ditiduri, Nick dengan muka tengil cengengesan, Bob yg tampak malu2, Andy yg cengir2 tengil, dan Paul yg agak gregori tapi doyan. lovely.

quote favorit gue sepanjang buku datang dari Robert Hardy:
"yesterday, i heard this kid says, "hey, do you know Franz Ferdinand? apparently the singer isn't gay!"

*ngakak guling guling bantal bantal*

Alex: ..........

di buku ini juga ada beberapa blog entry dari official website mereka. penulis entry paling banyak adalah Alex. tampak suami gue yg satu ini emang doyan nulis [dulu dia sempet punya LiveJournal loh! ato kadang menghack account LJnya Paul hihihi ... ] . sama kaya gue *digetok sama Nick* dan dari style tulisannya, terbaca kalau dia ... autis O_o
he lives in his own world, but he wouldn't mind others to enter it *dikasih kaca sama orang banyak*

err ... okay.

gue suka banget baca cerita Alex, kalo dia ke supermarket itu paling seneng wandering around di lorong2nya sambil dorong trolley. tanpa tujuan. "there was something about the neons. it's calming." katanya. *dikasih cermin lagi sama orang banyak*.

err ... okay.

trus lagi ada ex-bandmate Alex yg bilang kalo [somehitng like], 'Alex lives in his own world, he dresses in his own way, he listens to his kind of music, he practically lives in his own world.' *dijorokin ke rumah kaca sama orang banyak*

dan style penulisan Helen juga sangat light. simple english, she didn't sound like a know-it-all. she could bring us to the amazing world of Franz.
well, kalo ada any of you yg happen to cross by this book dan membacanya, mungkin kalian akan mengerti kenapa gue bisa sampe segitunya sama band ini ^_^


ps. i really would like to say the pictures came from the book,
but actually, only two of them, the rest was from Franz Fan Girls forum.
i was too lazy to scan.

19 May 2012 0 comments

[Review] Godaan Termanis - The Sweetest Taboo

yes, people, gue baca chicklit *dances to YMCA*

tapi to be really honest, kalo yg nerjemahin bukan Si Mbak gue juga belom tentu baca ni buku. hihihihihi ... dan juga mungkin karna settingnya di London tea atuh PLUS! ada embmel2 "gay" nya *ga peduli siapa yg gay, tapi demennya membabi buta gini*.

bukunya fun, ga pake mikir *iyalah!* dan ceritanya ngalirnya enak banget (apa karna yg nerjemahin ya? *ahem*komisikomisi*ahem* ). dan sebagai makhluk visual sejati, gue juga gembira ria aja memvisualisasikannya di otak gue gitu.

seperti yg udah di baca di MPnya Mbak Lala, Sadie ngejer Gil ke LA. dan apa yang terjadi di LA itu bener2 bikin gregetan. dari insiden "setengah-mantan-istri", bizzare-trianglenya Sadie-Gil-Tavis (yg entah kenapa gue visualisasikan kaya Rodrigo Santoro) yg bener2 ... bizzare. wah, seru banget deh.

ada satu bagian yg gue suka BUWANGET dari ni buku, yaitu ketika Sadie digeret Tavis ikut reading Romeo & Juliet. sumpah, Mbak! cerdas banget itu translatenya!

tapi membaca ciklit terjemahan ini, gue tiba2 teringat testimonial Yokie untuk skrip novel gue: "Mo, baca novel lo kaya baca novel terjemahan."

emang bener juga kata beliau ...

0 comments

[Review] Dracula

finally! after nine months of reading i finished it!

the book had so much differences compared to the film. for instance, there was not much appearance of the Count in the book, but it didn't affect the horror feel of reading it. probably since i've seen the film thousands of time, i could visualise what i read easily, yet it didn't make the book less interesting (compared to Anne Rice's Interview With The Vampire? ergh.)

i salute Abraham Stoker for writing this piece of horror. even reading it on a broad daylight in a public transport could send the chills behind my neck. i took one star off my rating. or the death of Dracula in the book.
i'd prefer the film's version much better.

really.

0 comments

[Review] The Picture of Dorian Gray

The artist is the creator of beautiful things.
To reveal art and conceal the artist is art's aim.
The critic is he who can translate into another manner or a new material his impression of beautiful things.
The highest as the lowest form of criticism is a mode of autobiography. Those who find ugly meanings in beautiful things are corrupt without being charming.
This is a fault.
Those who find beautiful meanings in beautiful things are the cultivated. For these there is hope.
They are the elect to whom beautiful things mean only beauty.
There is no such thing as a moral or an immoral book. Books are well written, or badly written.
That is all.
The nineteenth century dislike of realism is the rage of Caliban seeing his own face in a glass.
The nineteenth century dislike of romanticism is the rage of Caliban not seeing his own face in a glass.
The moral life of man forms part of the subject-matter of the artist, but the morality of art consists in the perfect use of an imperfect medium. No artist desires to prove anything. Even things that are true can be proved.
No artist has ethical sympathies.
An ethical sympathy in an artist is an unpardonable mannerism of style. No artist is ever morbid. The artist can express everything.
Thought and language are to the artist instruments of an art.
Vice and virtue are to the artist materials for an art.
From the point of view of form, the type of all the arts is the art of the musician.
From the point of view of feeling, the actor's craft is the type.
All art is at once surface and symbol.
Those who go beneath the surface do so at their peril.
Those who read the symbol do so at their peril.
It is the spectator, and not life, that art really mirrors.
Diversity of opinion about a work of art shows that the work is new, complex, and vital.
When critics disagree, the artist is in accord with himself.
We can forgive a man for making a useful thing as long as he does not admire it. The only excuse for making a useless thing is that one admires it intensely.
All art is quite useless.


- Oscar Wilde as in the preface of his novel "The Picture Of Dorian Gray" -

i have to admit, the very first reason i read this book was my crush to the character Dorian Gray in LXG (portrayed sinfully gorgeous by Stuart Townsend).

it's about the title-character, 18-years-old Dorian Gray who made a path to exchange his very own soul to his painting's, driven by jealousy when he learned that his painting would never grow old, as opposed to himself who will age day after day after day.

Dorian himself was torn apart between his two best friends: Basil, the painter who made his painting, and Henry, the gentleman who told him about the fates he and his painting would face.

this was the first and only novel Oscar Wilde had released, apart from his plays. being Oscar Wilder, it got a strong homosexual essence, but that's the beauty of this novel. the story was well-written, the language was beautiful, the characters were fantastic. this is how a young hedonist would live back then (or as i would say, ABG)

and the ending ... is how Oscar Wilde would end it properly.

15 April 2011 8 comments

The Food Of Love - Santapan Cinta

Rating:
Category:Books
Genre: Romance
Author:Anthony Capella


gw melihat buku ini di bazar buku Gram*edia. pas liat judulnya sih, ya udah ya ketauan chick-lit, trus liat review2 di belakangnya, ada sebuah nama yang sangat menarik perhatian gue, Jamie Oliver. strike one. lalu gue baca sinopsisnya [agak kebalik ya? eh?]. oh, rupanya chick-lit ini berlatar belakang dunia kuliner. strike two. liat harganya, ternyata buku mungil ini bisa ditukar dengan selembar uang berwarna merah jambu luntur! strike three!

"terima kasih telah berbelanja di Gr*amedia."

gw pun melangkah pulang dengan buku itu.
dan 4 lainnya.

buku ini menceritakan seorang gadis Amerika, Laura, yang sedang belajar di Roma, dan mengagumi masakan Italia. dia terlibat hubungan cinta [nafsu? who can tell anyway, hey?] dengan seorang lelaki Italia yang bekerja sebagai pelayan bernama Tommaso, yang mengaku2 kalau dia adalah seorang chef [tsk, men!]. and the real chef? Bruno, anjing peliharaan sahabat Tommaso yang pemalu kalau berhadapan dengan perempuan.

well, seperti yang bisa ditebak, Tommaso koar2 dia bisa masak, padahal yang masak Bruno, Laura si gadis BLONDA AMERIKA [ups, kepencet capsnya] menelan mentah2 kata2 Tommaso, walaupun ada beberapa yang mencurigakan, Bruno ngaceng mulu kalo ada Laura, Tommaso mulai resah kaerna Laura lebih nepsong sama makanan dibanding seks yang gitu2 doang [ya iyalah eneg, tiap si laki udah orgasme, dia selalu ketiduran! masih untuk gak dicabut tu batang!], yada yada yada, and they got together in the end.

butuh waktu seminggu untuk membaca buku ini, diselingi nonton Supernatural, Twitter-an di angkot dan bekerja. tapi bahkan di hari pertama gue membacanya gue udah ilfil. sama lelaki Italia.
okay, i'm sorry for being racist, tapi ketika gw pernah berada di negara yang banyak orang Italianya, kaum ini menurut gw sangat menyebalkan. gak beda kelakuannya sama masteng. ada sih, yang emang baik hati itu. sial aja kali ya, kaum mayoritasnya malah yang masteng.

ilfil yang kedua .... masakan Italia selain pasta dan pizza.
i don't mind masakan yang terbuat dari usus babi, jeroan, hati dan jantung sapi ya. di sini juga banyak. tapi makanan yang dibuat dari "daging anak sapi yang masih menyusu pada induknya, sehingga di dagingnya pun terasa susu induknya" itu luar biasa sekali. luar biasa keji.
gak heran kalo banyak orang memilih jadi vegetarian.

don't get me wrong, the culinary writings in this book is beautiful!

terus terang aja, gw mulai menikmati buku ini ketika hubungan Tommaso-Laura-Bruno mulai kacau. it's like, finally everybody get some senses!
but not for long.

anyway, gw gak akan tidak merekomendasikan buku ini pada siapapun sih. buat yang suka makan dan dunia kuliner, gue tetap akan merekomendasikan buku ini. it's just the lovey dovey stuffs that i can't stand.
oh ya, buat yang suka Rennaisance art ... tidak terlalu banyak dibahas di buku ini, walaupun Laura ceritanya mahasiswi Art. mungkin itu yang bikin penasaran pengen ke Roma ya?

dan di epilog, ada beberapa resep masakan Italia yang kayanya [beberapa] enak dicoba.
so, it's quite worth my selembar uang kertas berwarna pink luntur. ha!


11 March 2011 5 comments

Kicau Kacau: Curahan Hati Penulis Galau

Rating:★★★★
Category:Books
Genre: Entertainment
Author:Indra Herlambang

gue mulai mengikuti "perjalanan" tulisan Indra Herlambang sejak baca tulisan dia yang isinya kurang-lebih soal "nonton bioskop sendiri aja koq diributin sih?"
it's like finding a soulmate. bukan berarti gue suka nonton film sendirian sih, tapi gue suka melakukan banyak hal sendirian.
jaman kuliah di Adelaide dulu, gue suka jalan2 sendirian ke National Gallery, Museum, Public Library. gak tau kenapa kayanya enak aja ke situ sendirian. damai. dan gue juga suka sama hal2 yang gue liat di dalam gedung2 itu.

sejak kolom satu itu lah, gue mulai rajin berburu majalah Gratis! yang ada tulisan Indra. yang
ujung2nya teronggok di satu sudut rumah gue, dan Emak gue marah2 karena rumahnya berantakan.
ato kalo lagi ngopi di mana gitu, gue gratakin rak majalahnya, buat nyari si majalah Gratis! ini.
kalo udah baca .... ya balikin lagi :|

beberapa bulan lalu, Indra jadi host di acara gede kantor gue.
dengan sabar gw menunggu sampai acara kelar lalu .... dengan penuh semangat ala groupies, gw tegrep getok, masukin karung, bawa pulang minta foto bareng!!! iiiiiiii!!!!! (iya, cuma mau pamer. weeekkk!!)

sempet juga ngobrol dikit. banget. dan dari situ, Indra kasih tau kalo tulisan2 dia mau dijadiin buku.
SQUEEEE!!!!

and here i am now, writing my kind of review about the book.
hence the long intro.
blog, blog gw terserah dong gue mau nulis apa! weeeeekkk!!!


seperti yang sudah gue harapkan, bukunya sangat menghibur! gue suka cara Indra menulis, yang jujur aja,lebih interesting daripada style-nya Raditya Dika (maap ya, Dith).
selain membuat dirinya terlihat oon, at the same time, gue juga terkaget2 akan fakta2 yang disebutkan di masing2 ceritanya Indra. walaupun cuma sekelibat aja, tapi terlihat jelas kalau manusia ini wawasannya luas.

gaya bahasa yang digunakan sangat enak dibaca, dan kalo liat Indra yang pecicilan di acara gosip itu auranya beda banget sama yang di tulisan. walaupun bitchy-nya sama. aku suka. downside dari buku ini adalah, keseluruhannya udah dimuat di majalah, baik Gratis!, Jij, maupun AKU. jadi ada beberapa bacaan yang udah gue baca dan masih fresh di otak. untungnya, tidak mengurangi ketertarikan untuk membacanya!

emang lulusan DKV itu mantap2!
walaupun gue enggak dan jauh dari cum laude ("_ _)

selain itu, gue juga beberapa kali senyum2 sendiri membaca kedekatan Indra dengan keluarganya. lucu sekali ngebayangin anak bitchy ini ternyata manja dan dimanja sama orangtuanya. aaawww ....
dan gue penasaran sama rumahnya :| (konon deket sama rumahnya si Pol, di Lenteng Agung itu).
koq bisa banyak piara hewan, dari kucing sampe kijang dan soang ada.
mau dong culik anak soangnya, tapi Indra aja yang menculik dari orangtuanya ya.

buat yang suka baca tulisannya Indra Herlambang sebaiknya tidak melewatkan buku ini, dan buat yang suka baca buku "curcol" yang nggak cheesy juga harus baca buku ini.

four thumbs up .... *samber tangan2nya orang lain*

ps. photo is MINE!



24 August 2009 35 comments

Lajang dan Nikah, Sama Enaknya, Sama Ribetnya

Rating:★★★★
Category:Books
Genre: Reference
Author:NisaSeliya, Okke Sepatumerah
gue pertama kali mengetahui keberadaan buku ini dari kolom review majalah kantor gue.
pertama liat gambarnya, koq lucu ya?
trus baca judulnya ... ngikik2 sendiri.
baca belakangnya, widih ... makin ngebet pengen baca XD

buku ini diangkat dari blog yang isinya seputar cerita perempuan2 lajang dan perempuan2 yang sudah menilkah. gimana yang lajang ga akan bisa lolos dari pertanyaan "kapan nikah? mana nih calonnya?" wateper watdehel gitu. yeah, gue juga sering dapet pertanyaan itu. dan gue sangat menanti2kan untuk menjawab "saya nunggu anak Tante cukup umur." atau "nanti Tante, begitu pacar saya selesai urus surat cerai dari suaminya."
atau mereka yang sudah menikah yang merasa kehilangan those butterflies in the stomach when they meet their crushes, girls night out bersama teman2 dan lain2.

gue menyelesaikan membaca buku ini dari jeda imsak sampai tidur setelah subuh. dan emang seru banget bacanya. gue baca segmen si lajang tuh berasa liat gue sendiri. hahahaha. yah, bedanya dia kerja freelance dan mampu travelling2 gitu, sedangkan gue enggak.
BELUM!

first destination: visiting Mas Ditto in Melbourne, then off to Adelaide. ughyeah!

dan membaca segmen menikah, itu adalah kondisi yang sangat gue hindarkan. nikah muda [banget], langsung punya anak, dan masih tinggal di Pondok Mertua Indah *no offence untuk kalian yang melakukan demikian*

untuk style penulisan, gue sangat suka stylenya si lajang. fun, energetic dan santai. enak aja gitu bacanya. dan sangat disayangkan, untuk segmen menikah aura penulisannya tuh mellow dan sendu. even ketika dia sedang menceritakan kalau dia itu senang.
kenapa ya? apa mau memberikan kesan mature?
tapi koq ga dapet ya? malah kayanya dia agak2, kasarnya nih, emosi datar cenderung menurun ketika menceritakan hidupnya sebagai istri orang dan ibu 2 anak.
dan entah kenapa malah bikin pembaca[baca: GUWE!!!] enggak merasa termotivasi untuk menjalani hidup kaya dia [baca: nikah muda, punya anak, tinggal di Pondok Mertuwa Indah]!
tapi ada yang bisa gue pahami dari kesenduan sang menikah. pertanyaan bererot yang kayanya kalo enggak ditanyain dunia juga ga bakal kiamat. pertanyaan yang dimulai dari "kapan nikah?" dan diikuti dengan "kapan punya momongan?" dan masih ada lanjutannya "kapan nambah anak?" truuusss aja ke "kapan mantu?"
iiih!! sumpah deh gatel2 banget sih mulut orang2 itu?

well, buat kalian2 yang sedang memikirkan mau menikah di usia muda [twenty to thirty something], ada baiknya sih baca buku ini, buat "research2" aja gitu.
marriage is a big step, and you better make sure you are DEFINITELY ready for it.
and, to top it all, you're doing it with the right person.



20 May 2009 14 comments

Sex After Dugem

Rating:★★★★
Category:Books
Genre: Biographies & Memoirs
Author:Budiman Hakim
kemaren gara2 ga bisa tidur, gue menuntaskan baca buku ini.kalo mau diflashback lebih jauh lagi, ada seseorang yg dengan baik hatinya nyuruh gue bawa pulang buku ini.bikin keputusan sendiri aja gitu dia meminjamkan buku ini ke gue. walopun cover bukunya bisa bikin ibu2 hamil tua langsung brojol ceweq2 lesbong langsung straight gue mules semaleman, tapi happening kejadian juga buku ini habis gue baca. dalam waktu 1.5 jam.

dan sumpah ni buku lucu banget. gue suka banget style nulisnya.
dan ceritanya tuh seru2. ada yang kocak banget sampe bikin gue ngikik2 sendirian di ranjang sambil guling2 sakit perut. ada yg bikin gue ber "aaawww ...", ada yg bikin gue pasang muka :| , wah macem2 deh.
dan mungkin emang dasar sang penulis adalah seorang copywriter ya, jadi bahasa yang dia gunakan tuh enak banget. kalo mo nulis yang bijak2 tuh ga terkesan emnggurui, dan kalo nulis yg kocak2 tuh gak katrok [iya, pake K ], dan selalu dapet lah feel nya.

yang gue suka tuh cerita pas dia nulis soal kasih nama anaknya. sang penulis tuh suka banget film Leon The Professional [kaya gue]. dan dia pengen banget kasih nama anaknya Leon. dan sempet adu argumen aja gitu sama mertuanya, karena mertuanya tuh pengennya nama yang Islami [bo, masa anaknya mo dikasih nama "Abdul Leon" ato "Muhammad Leon"??]. dan saking despretnya dia nge convince mertuanya kalo Leon itu hitman yang baik hati, dia sampe mo "nyogok" mertuanya dengan minjemin dvd Leon O_o
dan lucunya pas anaknya udah rada gedean, dia jatuh cinta aja dong sama karakter game pembalap Perancis bernama Mathilda. yang adalah nama anak kecil yang ditolong Leon di film itu [portrayed spectacularly by a 12-year-old Natalie Portman].

cerita2 di buku ini tuh bener2 heart warming banget. dan sangat engga sebanding sama covernya :|
bener2 "don't judge a book by its cover" banget deh.

baca buku ini gue juga merasa tertohok. terutama di bagian2 tertentu. yah .. kalian2 yang ngaku deket ma gue pasti tau deh bagian mana yang bikin gue tertohok. hihihihi.

ps. pictures came from Google Image Search


15 December 2008 14 comments

A-Z of Franz Ferdinand

Rating:★★★★★
Category:Books
Genre: Arts & Photography
Author:Helen Chase
i hereby declared myself as a Franz Ferdinand-obsessed.











seumur idup gue, baru sekali gue suka sama artis sampe bela2in beli stuffsnya. buku, kolor asli original cd, original dvd, nonton konser or whatever gitu. the first one, OF COURSE, Bryan Adams. gue punya buku bio dia. dua, sodara2 sekalian yg terkasih dan tersayang. 1 boxset 18 'Til I Die, dan 3 ORIGINAL live dvd. Bryan ROCKS!!
dan gue punya album2nya, ORIGINAL, dari awal sampe yg recent, 11. dalam bentuk cd maupun ... kaset XD
pernah nonton konsernya sekali. i was in the fanclub for about 3 years hihihihi.
gue sebenernya pengen juga beli buku fotografinya dia, apa daya finansial tidak mendukung.

anyway, sekarang setelah obsesi gue pada Bryan udah agak berkurang, gue punya target baru. the Archdukes of Pop. gue punya albumnya, kumplet ... oh, kecuali si mini album Darts of Pleasures itu *lirik nista dan damba pada EPnya Sherrie*
gue punya dvdnya, walaupun tidak original, gue punya Sound Bites *lirik Tintin*.
dan kemaren akhirnya orderan buku Franz gue, yg berjudul A to Z of Franz Ferdinand, dateng. setelah berbulan2 berpikir keras gimana caranya order buku di Amazon, dan kartu bebas miskin apa yg berlaku di mereka, bayar2an tambahan, konsultasi ma orang2 kiri kanan [Avin Kesuma, ai lop yu!], dll dll, akhirnya gue memesan buku ini di amazon!. well buku ini bukan Franz yg nulis sih, tapi seorang fans bernama Helen Chase. apparently, beliau yg satu ini sudah beberapa kali bersua dengan cowoq2 Glasgow ini, dan orang2 di sekitar mereka. so, she came up with the concept of the book.
from a fan to fans.



dan guys, kalian yg menganggap gue ensiklopedia berjalannya Franz Ferdinand ... believe me, di buku ini masih BANYAK hal2 yg gue ga tau tentang mereka!
such as, Alex dan Nick beneran pacaran!!! got a degree in catering management, and a POSTGRADUATE in computing. if i wasn't mistaken, postgraduate is equal to ... S2? *tiba2 ketakutan sama suami sendiri*, dan ketika dia bekerja jadi rentboy chef di sebuah cafe yg berlokasi di lantai dasar sebuah gedung apartment milik seorang raja Spartan haus darah di Limehouse delivery boy di restoran india, sembari nunggu disuruh delivery, Alex suka ngendon di dalem mobilnya yg berwarna biru [SIRIUS ditulis warnanya!] sambil baca buku2nya Charles Bukowski, waktu Nick pertama kali kedatengan Alex di rumahnya untuk nge jam bareng, he thought 'David  Bowie in my house! brilliant!', Alex and Nick each had younger sister with almost similar names, Bob bener2 korban kejahatan seksual Alex! takut terbang and he was the one who designed most of Franz single covers from the second album, Paul was the klutz and forgetful in the band despite his cuteness, dan mereka suka sekali mengedit2 each other's Wikipedia entry O_o kurang kerjaan emang.

seru juga sih ngebaca awal perjalanan mereka dari life before Franz, lalu meeting up dan gimana mereka mulai dari awal untuk playing music to people, performing, signing records, sampe akhirnya kaya sekarang. dan walopun mereka udah worldwide famous, but they still go home to Glasgow, heir hometown, to their families, friends and their usual life. before Franz. well, except for the odd jobs, of course.

dan ngebaca testimonial2 orang2 yg emang udah kenal mereka dari awal, fans yg pernah ketemu sama mereka, dan lain2, tampak cowoq2 ini bener2 keeping their feet on the ground. they still go out with the same friends. they still help their fellow musician friends. bahkan banyak fans yg malah heran dan amazed pas tau cowoq2 Franz ini aslinya emang pada sweet, baik hati, apa adanya [sampe ada yg bilang, 'they don't try to look less or more intelligent from what they actually are!' how cute!]






ngebacain komen2nya the band juga seru! apalagi gue, sebagai makhluk visual, tentu saja sambil membayangkan tampang2nya mereka pas ngomong gitu. Alex dengan muka excited-jailnya dan minta ditiduri, Nick dengan muka tengil cengengesan, Bob yg tampak malu2, Andy yg cengir2 tengil, dan Paul yg agak gregori tapi doyan. lovely.

quote favorit gue sepanjang buku datang dari Robert Hardy:
"yesterday, i heard this kid says, "hey, do you know Franz Ferdinand? apparently the singer isn't gay!"

*ngakak guling guling bantal bantal*

Alex: ..........

di buku ini juga ada beberapa blog entry dari official website mereka. penulis entry paling banyak adalah Alex. tampak suami gue yg satu ini emang doyan nulis [dulu dia sempet punya LiveJournal loh! ato kadang menghack account LJnya Paul hihihi ... ] . sama kaya gue *digetok sama Nick* dan dari style tulisannya, terbaca kalau dia ... autis O_o
he lives in his own world, but he wouldn't mind others to enter it *dikasih kaca sama orang banyak*

err ... okay.

gue suka banget baca cerita Alex, kalo dia ke supermarket itu paling seneng wandering around di lorong2nya sambil dorong trolley. tanpa tujuan. "there was something about the neons. it's calming." katanya. *dikasih cermin lagi sama orang banyak*.

err ... okay.

trus lagi ada ex-bandmate Alex yg bilang kalo [somehitng like], 'Alex lives in his own world, he dresses in his own way, he listens to his kind of music, he practically lives in his own world.' *dijorokin ke rumah kaca sama orang banyak*

dan style penulisan Helen juga sangat light. simple english, she didn't sound like a know-it-all. she could bring us to the amazing world of Franz.
well, kalo ada any of you yg happen to cross by this book dan membacanya, mungkin kalian akan mengerti kenapa gue bisa sampe segitunya sama band ini ^_^

Bryan: i can't.
Alex: good.
eLmo: bertengkar mulu nih!


ps. i really would like to say the pictures came from the book,
but actually, only two of them, the rest was from Franz Fan Girls forum.
i was too lazy to scan.


 
;