Showing posts with label catatansiboy. Show all posts
Showing posts with label catatansiboy. Show all posts
08 July 2011 31 comments

Catatan Harian Si Boy [2011]

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Comedy

di layar bioskop terlihat betis gede kaya tukang becak, tapi koq pake high heels? mungkin perempuan ya? sang pemilik betis berputar di tangga, terlihat mukanya. koq kaya temennya watsisname di Bangkok Traffic Love Story? yang udah nikah tapi mukanya kaya ladyboy gagal operasi? mungkin bener perempuan ya?

di belakangnya ada yang ngintil sambil nelpon di handphone, lelaki berbadan gede, pake baju item2.

"Masa mau nunggu sebentar aja mereka gak mau sih?"
"Mau ngomong sendiri?"

terlihat wajahnya .... MORPHEUS!!
tapi koq bantet?
ooohhh .... itu Joko Anwar! wow! ada Joko Anwar di film ini!

dan di belakang Joko Anwar ada Risang *intern* seseorang bertubuh gede, tambun, astaghfirullah *jahat*, diikuti seorang pemuda ganteng, berbadan bagus, berkaki panjang teriak, "BOY!!"
iye tau dia laki2 ...

"BOY!!"

oh ... itu Boy?
itu ONKY ALEXANDER?!
astaghfirullah!! kenapa dia jadi segede itu?!

betul, sodara sodari sekalian yang terkasih dan tersayang ...

gw semalam nonton Catatan Harian Si Boy, ciiinnnngg!!
terima kasih yang sebesar2nya untuk saudari Resti, yang memungkinkan saya nonton HRATIS di Blitz Megaplex *keprok*

gw gak inget ya dulu nonton atau enggak Catatan Si Boy yang Mas Onky, tapi gw inget sering diputer di RCT*I jaman gw SD. dan gw cuma inget si Emon. tampaknya gaydar dan congdar gw udah mulai aktif sejak dini.

anyway, kalo menurut Pol, karakter2 yang ada di Catatan Harian Si Boy ini kurang lebih mirror yang ada di edisi lama itu. baiklah. right, mari kita bahas filmnya.

ceritanya sih cukup simpel menurut gw, seorang cowoq, Satrio [Ario Bayu, yang kakinya panjang itu lho!] iseng kenalan sama ceweq di kantor polisi, Tasha [Carrisa Ketek Putri], yang katanya punya pacar yang lama tinggal di London. tapi koq gak ada aksen2nya acan? and what's with all the "fucking-fucking", man? whatever happened to "bloody hell" and "bollocks"?
kemudian kakinya Ario Bayu panjang.

nah, si distressing damsel yang diajak kenalan ini ternyata anaknya Nuke, yang konon jaman dahulu kala adalah pujaan hati Mas Boy, ciinngg .... dan sekarang Nuke sedang sakit keras. kritis. koma. mau matek. tapi udah napas Senen-Kemis gitu, si Nuke ngekeuh aja ngecekelin cacatan catatan Mas Boy. Tasha yang melihat hal ini trus kepo, buku apa sih yang dicekelin terus sama Emaknya? dibacalah tulisan tangan indah yang ada di dalam buku itu. ternyata yang nulis cowoq. tapi koq tulisannya kaya ceweq ya? dan Ario Bayu panjang kakinya.



setelah disepet mampus sama Satrio yang tactless, distressing damsel ini ngambek tapi tetep gampangan dan mauan, dan Satrio mencoba make it up dengan membantu Tashe mencari siapa itu Mas Boy.
tentu saja tidak lancar!
karena ada Mas2 londo palsu itu yang sok intimidating, tapi jadinya najis.

nah garis besar filmnya gitu.

over all, walaupun banyak yg najong kaya si londo palsu itu, filmnya sangat menghibur sekali. asli gw suka banget nontonnya. gw suka banget chemistry antara empat sekawan gengnya Satrio, asli dapet banget. keliatan kalo mereka udah temenan lama. Satrio, Andi [Abimana Aryasatya, or formerly known as Robertino, the model], Herry [Albert Halim] dan ... *deep sigh* Nino Nina [Poppy Sovia]. aduh, mbakyu yang satu ini kece sekali deh, aku jatuh cinta ...

karakter empat anak manusia ini kuat sekali. Satrio with his devil-may-care attitude, Andi yang tai banget, sampe2 kalo lagi waras dan ngasih nasihat yang nujleb banget juga tai banget, Heri yang mirip Koh Pengki, kalo kata Pol menggemaskan, dan Nina yang .... graaaaaahh!! aku mau rambutnya, aku mau wardrobe-nya, aku mau butsnya, aku BAHKAN MAU MOBILNYA!!! Be eM Weeeeeee!!!! *melolong lapar*

interaksi di antara mereka juga oke banget, gw suka adegan ketika Nina ngoceh soal keluarganya, si Satrio diem aja ngedengerin sambil kerja benerin mobil, menurut gw itu adegan yang sangat .... wow! that's what long-time friends do. elu mungkin gak harus menyimak cerita temen lo sambil menatap tajam kaya mau makan temen lo, lo bisa aja sambil melakukan aktivitas lain, tapi lo tetep dengerin. ketika temen lo berhenti, itulah cue lo untuk berkomentar, whatsoever.

dan speaking about adegan, gw suka banget pengambilan gambarnya. standing ovation untuk Director of Photography-nya, Yunusdop *keprok untuk suami Mba Naboi*. seneng gitu akhirnya nonton film Indonesia dimana pengambilan gambarnya tuh gak basi. terakhir gw liat yang pengambilan gambarnya oke tuh .... Quickie Express. itu juga kayanya lebih berat ke Lukman Sardi-nya. punggungnya ganteng lho
dan Ario Bayu kakinya panjang.

selain cinematography, gw juga selalu tertarik sama dialog sebuah film. dan di film Catatan Harian Si Boy ini, dialognya cerdas2 banget! terutama si Heri dan si Tai Andi. filosofi tainya itu lho! ah gila, keren banget! nujleb! hihihi ...

"Elo bisanya pergi ninggalin tai di sini. Ntar ke tempat lain ninggalin tai lagi. Lama-lama dunia ini penuh sama tai lo!"

mantap, jendral!!

dan Herry ... walopun ceritanya dia "titisan" Emon, tapi dia berhasil bikin karakternya sendiri. dan aselinya, si Albert tuh enggak segitunya congnya. orangnya menggemaskan sekali! rasanya pengen gw karungin dan bawa pulang! congnya tuh imut gitu, bukan yang annoying. watch and learn, para bencong KW, Olga dan Ruben, WATCH AND BLOODY LEARN!!!

"Mulut lo tuh kaya setan! Gw bacain Ayat Kursi, mampus lo!"
"Heh! Enak aja! Bola disko gw hore selalu, tau!"

cukup kaget liat Robertino di sini, dulu gw ingetnya dia model cowoq bermuka blasteran yang jidatnya lebar banget. tampaknya dia udah belajar akan kelebihannya itu, dan mengganti tatanan rambutnya lebih sesuai. dan tak disangka, dia cukup oke beraktingnya lho!

dan Ario Bayu .... oookkkkhhh ..... apakah betul di kantor polisi ada orang seperti itu? kalo iya, saya ke kantor polisi sekarang untuk menjemputnya, berikut kaki panjangnya!
entah kenapa, rasanya keikutsertaan Ario Bayu di sini, aselik, cuma buat bikin penonton perempuannya pengen menunaikan ibadah Sunah Rosul sepulang menonton film ini. kita akan disuguhi pemandangan Ario Bayu pake baju montir, lalu Ario Bayu pake baju putih hujan2an, Ario Bayu bertelanjang dada, Ario Bayu rebahan di bawah mobil, Ario Bayu pake jaket kulit, Ario Bayu tampak belakang, Ario Bayu berpeluh dan beroli .... semua lengkap dengan kaki panjangnya itu.

dan seperti yang sudah gw sebut di atas tadi, hal2 yang enggak gw suka di film ini hanya dua. si londo KW dan Carrise Ketek Putri.

si londo KW, ya udah deh ya ... katanya lama tinggal di London, tapi gak ada aksen2nya acan! Bellamy! blasphemy! trus dia berakting kaya balok kayu. gw rasa balok kayu aja lebih bagus aktingnya. gw curiga dia titipan produser!

sedangkan Carissa, mungkin maksudnya karakter distressing damsel ini seperti Sandra Dewi di Quickie Express ya? ceweq yang fresh, seger, menggemaskan, minta dibawa pulang gitu. tapi koq fail? nggak ada tuh legendary line macam, "yah, sedih deh ..." yang menggemaskan itu. yang ada line2 yg bikin alis mata naik dan berpikir, "ni ceweq kenapa sih?"
dan, for some reasons, kalo lagi ngumpul sama si fabulous four itu, keliatan aja si distressing damsel ini ngematiin chemistry. bandingkan dengan How I Met Your Mother. awalnya Ted, Barney, Marshall+Nenek Sihir kan emang akrab, enter Robin. baru episode berikutnya aja udah keliatan kalau mereka emang berkawan baik.

soundtrack-nya juga kece. penempatannya tuh gak neko2, pas sama adegannya. salut juga sama yang satu ini.

so, buat kawan2 yang bingung wiken besok mau ngapain, nonton aja nih film ini! dijamin kalian terhibur. daripada nonton pocong perawan ngesot pake kancutnya DePe sama JuPe?

abis kalian nonton, mungkin kita bisa membahas kalo Mas Boy sama Doogie Howser lagi boys night out, apakah malam akan diakhiri dengan kegiatan isi diary?

ps. Catatan Harian Si Boy poster came from amiratthemovies.wordpress.com,
Ario Bayu image came from lautanindonesia.com,
image of the cast came from kaskus.us,
photo of me and Albert Halim by Rendy,
another picture of the cast from raditherapy.com.





 
;