| Rating: | ★★ |
| Category: | Movies |
| Genre: | Action & Adventure |
last night i got this bastardly luck again. well, after being offered to make a report fromthe upcomingJava Rockingland [comes with a free entry, mind you], gue diberikan sepasang tiket gratis menonton premiere GI Joe: Rise Of The Cobra *thank you, Ficky!!*. walopun jam mainnya cukup malem, yaitu jam 9 malem, tapi tetep aja gue ma partner gue cabut ke TKP.
jujur aja gue ga expect apa2 dari film ini, kecuali Sienna Miller. well, itu pun juga bukan yang bela2in nonton kaya dulu Van Helsing [yep, sutradara dua film ini orang yang sama, Stephen Sommers]. dan mengingat film2 beliau yang dulu2, kaya
so, gue mikir filmnya bakal semacam2 itu. film dengan bungkusan action, tapi dalemnya komedi.
dan apa yang gue dapat?
kesalahan.
oh my God, gue bersyukur gue enggak bayar untuk menonton film ini.
film berdurasi 2 jam yang terasa seperti 2 hari. dan cukup mengingatkan pada Superman Returns. bukan, bukan karena ada orang maha kuwat yang cuma bisa ditaklukan sama sepotong batu hijau cantik. tetapi karena bagian yang menurut gue sangat menarik
tapi emang gue akui cameo2 yg ada cukup oke [anjrot, Brendan Fraser ganteennggg sekali berseragam!!], dan dari segitu banyak lelaki yang ada di film ini, namanya Joe semua dong bo *rolls eyes cynically* dan oufit pas mereka kejar2an di Paris bagus.
tapi actionnya itu booooooo ... gila lama banget!! aslilaaahh!! apalagi yg udah ke belakang2, sumpah gue capek banget ngeliatnya! dan banyak sekali keganjilan2 yang gue temukan di sini. yang jelas sih, obsesi siapapun-di balik-pengerjaan-film-ini cukup terlaksana. para karakter utama film ini berhasil mengalahkan jarak tempuh berlarinya Daniel Craig di Casino Royale. bravo!
jalan ceritanya cukup cetek, dan dialog2 yang oh-so-american movies. so hollywood. tapi ada sih line yang buat gue legendary banget, yaitu ketika ada dua lelaki berkomunikasi ada dua kalimat berikut ini: 'so, what's your status?' dan 'and, now we are alone'.
oh yeah.
tapi sekali lagi gue salah.
salah film, tepatnya.
dan judul film ini? tsk, bener2 ga sesuai sama isinya.
endingnya? membuat gue mengerang, 'NOOOOOO!!!!!'
maybe Stephen Sommers shouldn't give up working on movies he can do best, such as The Mummy and Van helsing.
duh ... udah deh. ga baik kayanya gue terusin ni review.
padahal gue ga bisa bikin film :|
ps. pic came from Google Image Search


- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact