Showing posts with label jh6. Show all posts
Showing posts with label jh6. Show all posts
15 November 2011 10 comments

The Three Musketeers [2011]

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Action & Adventure
  sejak jaman gw masih muda, gw selalu tertarik dengan film2 swash-buckling. ada perasaan kagum ketika melihat pejantan2 gagah adu pedang. bahkan dulu gw pernah jatuh cinta berat sama Robin Hood di kartunnya Disney, selain jago memanah, tengil, sang rubah juga piawai memainkan pedang.

iya, Robin Hood yang rubah.
rubah tertampan yang pernah kulihat.

Robin Hood, The Three Musketeers, Cowok Bertopeng Setrikaan The Man In The Iron Mask, The Count Of Monte Cristo, Lord Of The Rings Movie Trilogy, semua pernah gw tonton, dan gw sangat menyukai adegan2 yang melibatkan adu pedang. seru aja denger suara metal beradu dengan cepat dan sadis. mungkin besok2 gw perlu men-download film2nya Errol Flynn ya?

anyway, spiking of The Three Musketeers, beberapa waktu lalu, gw nonton versi terbarunya bersama teman2 JH6, minus Shinta yang sekarang sibuk berbikini sambil bikin resort di Bali. misi nonton The Three Musketeers kali ini, juga berkaitan dengan Koh Pengkie yang penasaran berat sama Pejaten Village. jadilah kita nonton di sana.

filmnya menurut gw luar biasa.
visualnya tuh cantik banget, dan bukan cuma jajaran wajah2 rupawan yang suwangat uwenak dipandang [adik kecil yang jadi demi-god songong di Percy Jackson sudah tumbuh besar dengan sukses!], tetapi juga setting tempat, properti, bahkan kostumnya. yes, you read that right. kostum2 jaman Revolusi Industri yang ribet penuh detail, dan fierce. baju berkerah paku/kawat/duri/peniti raksasa warna ungu yang dipakai Duke of Buckhingham bisa berakibat fatal kalau dipake di TransJakarta yang hobi ngerem mendadak!

dan kelihatannya, walaupun terlihat sepele, tetapi fashion memegang peranan penting di sini. tak hanya di perang tren warna, tetapi juga masing2 karakter seperti diberikan potongan pakaiannya sendiri. Athos, akan sering terlihat dengan baju yang hitam sampai sarung tangannya, dan cape yang lebar. sedangkan Porthos, nyaris tak pernah terlihat memakai cape, tetapi potongan pakaiannya sangat necis. Aramis, sebagai sang pendeta ndosani, memakai outfit yang sedikit terlihat seperti clerical uniform. tinggal kasih aja tuh clerical collar, udah siap untuk digagahi. eh.

Milady, tentu saja dengan busana nan ribet ala lady jaman itu. Buckingham, surprisingly sangat fashionable. no, make that hillariously fashionable. gw rasa faktor Orlando Bloom memegang peranan yang cukup kuat di sini.



dibanding The Three Musketeers-nya Charlie Sheen, Kiefer Sutherland, Oliver Platt dan Chris O'Donnell jaman dahulu kala, film yang ini jauh lebih fun, dan lebih mengumbar testosteron [ya iyalah, yang dulu Disney aja gitu!], sedangkan kalau dijajarkan dengan Cowoq Bertopeng Setrikaan The Man In The Iron Mask yang ada Juragan Setrikaan Jeremy Irons, John Malkovich, Gerard Dipardieu dan Gabriel Byrne, film ini lebih 'cerah'.

dan emang dasar sang sutradara, Paul W.S Anderson, sebelumnya mengerjakan Resident Evil series bersama sang isteri, Leeloominaï Lekatariba Lamina-Tchaï Ekbat De Sebat Milla Jovovich, jadi karakternya Milla, simply known as Milady, itu juga gak jauh2 amat bedanya sama si Alice. cuwantek, keren, gemesi, tapi luar biasa gahar.



pembukaannya tuh keren banget, ketika memperkenalkan Athos [Matthew McFayden], Porthos [Ray Stevenson], Aramis [Luke Evans] dan Milady. keliatan gitu karakter2 masing2 musketeer dan si perempuan asoy itu. mereka mencuri salah satu blueprint milik Leonardo DaVinci, yang menunjukkan cara membangun zeppelin. setelah blueprint berhasil mereka ambil, ternyata sang perempuan kece berkhianat dari Athos. ia lebih memilih lelaki yang tak kalah cantik, Duke of Buckingham [Orlando Bloom, aseli deh, kecantikannya tuh ngalah2in Milla!].
jadi si Milady itu ternyata jahat.

ih, udah deh, gak usah sewot, itu adegan dia berkhianat ada di 10 menit pertama! gw nggak kasih spoiler macam "Bruce Willis ternyata setan!"-nya Sixth Sense! atau penjahatnya Saw itu yang di tengah!

............................
kalian semua yang membaca review ini udah nonton Sixth Sense dan/atau Saw kan? :|

anyway, fast forward ke beberapa tahun kemudian, dimana seorang pemuda bernama D'Artagnan [Logan Lerman] berangkat dari desanya untuk menjadi anggota musketeer, dan bertemulah dia dengan tiga lelaki Keltik bersuara aduhai. adegan perkenalan D'Artagnan sama ketiga musketeer sangat mirip dengan versi Disney dulu, mungkin emang template dari buku ya? jujur aja, gw belum baca bukunya. tebel banget bok! tapi kalo ada e-book-nya enggak keberatan deh dowload. *dikutuk Mbah Alexadre Dumas jadi pena bulu*

dari adegan perkenalan itulah keindahan visual di semua sudut film imulai. adegan2 adu pedang, kostum2 fabulous, arsitektur dan interior bangunan2, detail2 zeppelin, sinting semua dah! bener2 sehat buat mata ni film. konflik yang ada di film ini juga cukup kusut. jadi si blueprint yang dicuri itu, sama Buckingham mau buat dipamerin ke Louis XIV [sumpah annoying banget mukanya orang ini!], tapi di waktu yang sama, juga buat manas2in Cardinal Richelieu [Christoph Waltz, tidak keji sepeti di Basterds dan Hornet, tetapi tetap menyenangkan dilihat].

tetapi ternyata permasalahan bukan hanya di zeppelin maha ganteng itu, kisah cinta sang Louis dengan istrinya, Anne [Juno Temple], pun juga ikut2an kusut, sampai2 D'Artagnan dilibatkan.

selain visual yang luar biasa, dari segi audio film ini juga sangat menggairahkan. Matthew McFayden dan Ray Stevenson itu suaranya membahana dan seksi sekali. bawaannya pengen merinding kalo denger suara mereka. Orlando Bloom, ya udah ya, kita udah tau suara dese kaya apa. tetapi, ketika menjadi villain, seperti ada yang berbeda dengan suaranya. terdengar ... agak diseret. seperti ... Viggo Mortensen.

ah, my dear Elf-Boy, ternyata hubungan kalian masih berlangsung ya?
yeah, Orlando Bloom .... ya udah ya. mau diapain juga, kayanya dia bakal tetap keliatan beautiful. bahkan dikasih peran villain aja, dia masih bisa keliatan lenjeh dan minta diunyel2 ala Will Turner gitu X)

sambil membahas The Three Musketeers ini, aku juga ingin memperkenalkan mupengan baruku: kembarannya Orlando Bloom abangnya James McAsoy Luke Evans.

duh, Gusti Zeus ... mukanya boros sekali ya? :|
orang ini, walaupun dia terlihat seperti versi tuanya Orlando Bloom, tetapi usianya 2 tahun lebih muda dari Orlando. aku pun terkejut ketika mengetahui fakta ini. kemaren liat dia lagi di Immortals, nanti aku akan membahas film itu di review berikutnya. dan mulailah aku jatuh bangun melihatnya. di saat2 lagi kejet2 gitu, aku menemukan sebuah berita yang cukup menjelaskan kenapa efek jatuh cinta sama si Padre Aramis ini bisa segitunya .... dese gembira ria.

YA PANTES AJAAAAAA!!!

duh, ini gaydar gw saking update-nya sampe lupa apa ya, kalo ijk masih semacam perempuan straight? dikasih nafsunya sama lelaki gay melulu! ya sudah deh! saya terima aja! *ceritanya pasrah dan nrimo*

tapi bok yaaa ... masih pada inget gak gimana kesuat2nya gw sama Padre Kiernan beberapa tahun lalu? gara2 Stigmata? belum cukup gw gelepar2 sama Padre itu, lalu Jeremy Irons dan Gary Oldman pun beramai2 jadi pendeta di Iron Mask dan Scarlet Letter. emh!

sekarang? pendeta ujudannya kaya giniiii???
gilak! mengaku dosa udah gak usah pake pembatas bilik deh! gak sopan banget itu bangsa Keltik!

ahem. eniwei.
sebenarnya yang agak disayangkan perannya Christoph Waltz. tanggung. kayanya masih bisa dieksplor tuh orang itu, Kardinal oon itu. mubazir aja gitu pake aktor semacam Christoph Waltz untuk peran yang gitu doang. begitu pun Orlando Bloom.

secara teknikal, gw suka sekali angle2 pengambilan film ini. mungkin karena Mr. Anderson, we meet at last udah terbiasa sama Resident Evil, ya, jadi udah tau gitu cara ngambil gambar yang oke untuk film2 action tuh dari mana aja sudutnya.

dari segi soundtrack juga oke. scoring-nya keren banget, sekilas agak mirip sama Pirates of the Caribbean sih, entah emang dimaksudkan begitu atau emang faktor Orlando Bloom dan swash-buckling. terserah deh yang mana, yg penting keyen! X)

waktu gw menonton film ini kemaren agak sedikit menyesal karena tidak mencoba yg 3Dnya. karena bisa dipastikan, tampilan 3Dnya akan sangat ciamik, soalnya dalam format 2D aja udah ngeri banget kerennya! this is a  must have. untuk menambah koleksi.

duh, Gusti Zeus, Luke Evans ...

ps. poster of The Three Musketeers came from impawards.com,
image of Disney's Robin Hood came from fanpop.com,
image of Duke Buckingham in purple outfit came from geektyrant.com,
image of Musketeers' costumes came from
divasanddiamonds.wordpress.com,
image of the musketeers and D'Artagnan came from
,
image of Milady came from crazycrishereandthere.blogspot.com,
image of Orlando Bloom as Duke Buckingham came from magic.co.uk,
image of Cardinal Richelieu and Milady came from movies.about.com,

image of Luke Evans in a suit came from ones2watch4.com,
image of Luke Evans as Aramis came from http://www.monstersandcritics.com and poptower.com.




15 August 2010 13 comments

The Expendables [2010]

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Cult


jadi film ini berceritakan tentang .....

ah, the hell with story line!
who cares?!
we're not coming for the story, man!
ACTIONS!

ya iyalah, apa yang lo expect dari sebuah film yang isinya nama2 macam Stallone, Li, Statham, Lundgren, Rourke?
otot dan testosterone doang isinya! dan yang sangat disayangkan the most skin we're gonna see off Jason Statham is that small of his lower back. bah!


yang jelas, film ini seru dan 80's banget! well, late 80's, early 90's that is.
jaman2 di sebuah stasiun tipi yang logonya kaya US Postal Service itu masih punya segmen saban weekdays yang judulnya Layar Emas. yep, film kaya The Expendables inilah yang ngisi segmen itu.

akting?
not much. tapi gue suka sih liat lelaki2 berotot gede ini curhat satu sama lain, mukenye itu lhoooo!! huahuahuahua!!
effects?
better if there's no CGI. banyak scene yang sebenernya gak penting, kalau mereka gak ada juga gak mengubah makna adegan keseluruhan. dan too much close-up shots! sampe2 kita bisa liat kerutan2 di wajah masing2 aktor. dan bedak yang gak rata. angle2 yang diambil pun sangat mengingatkan akan film2 kejayaan tahun segitu.

buat cowoq2, jangan ngarep film2 testosterone millenium yang isinya selain cowoq2 kekar, ceweq2nya pun berbodi tikungan dan tanjakan semua, plus muka slutty. nope, sorry, ceweq paling oke di film ini adalah Charisma Carpenters, yang pernah jadi Cordelia di Buffy dan Angel, dan itupun cuma 2 adegan. selebihnya? mbakteng hispanik yang ..... so 80's.
gue sempet bahas ini sama Rendy, kesimpulannya, emang agak aneh untuk sebuah daerah hispanik yang ndeso gitu, tiba2 muncul mbakteng bermuka Malena gitu.
ya .... makin kasian ya aktor2 kekar berotot gaek itu?

oh yeah, cameos by John McClane and Governator.
Bruce Willis was sexy as always, especially the perfectly shaped head. and Governator? the scene he's in a kinda reminding me to End Of Days, only, it as the other way around. he was watching Gabriel Byrne doing what he did in Expendables.
hawt.





setelah menonton filmnya semalam, gue cukup mengerti kenapa sampe ada beberapa orang yang kasih 10 out of 10 di IMDB. dan memang film ini cukup menyegarkan, di tengah2 film2 serius macam Inception, Shutter Island, Inglorious Basterds, Angels and Demons, dan film2 action setengah2 macam Predators ... Expendables menyajikan film yang gak perlu mikir, semua jelas, black is black, white is white, dan adegan2 action dar-der-dor khas era 80's-90's yang sangat menghibur.

so, peeps, kalau kalian mencari film yang menghibur, gak butuh mikir, tontonlah film ini!
recommended!

ps. images from Google Image Search


28 July 2010 19 comments

Inception [2010]

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Science Fiction & Fantasy

apa yang dilakukan Christopher Nolan di waktu luangnya?
ngemilin ensiklopedia sambil minum jus MSG gue rasa.

setelah sakses dengan The Dark Knight-nya yang spektakuler, Christopher Nolan kembali dengan film yang bukan franchise Batman. kalau setelah Batman Begins, beliau membuat The Prestige, yang diangkat dari novel, sekarang beliau mencoba skrip movie yang asli ditulisnya sendiri, bersama sang adik, Jonathan Nolan.


















teori yang gue punya sejauh ini, di sela2 proyek franchise Batman yang membuat Mr. Nolan jadi gila karena kepentok kisah Batman, dia mengerjakan film yang bisa membuat otaknya waras lagi. voila! The Prestige dan Inception.

gue nonton film ini dua kali.
ketika nonton pertama kali, lebih ke excitement. dengan nama besar Mr. Nolan dan sederetan cast yang luar biasa [yang sebagian besar adalah geng sakses Batman Begins], film ini terdengar menarik untuk ditonton.
belum lagi berita yang mengatakan kalau para pemain film ini tidak tahu apa2 tentang jalan cerita film ini, sampai ketika mereka mulai syuting.


dengan konsep yang sama, saya akan membuat review ini.
saya tidak akan membicarakan jalan cerita film ini.

akting para pemain sangat luar biasa. walaupun, jujur saja, saya masih tetap terganggu dengan Leonardo DiCaprio, yang terlihat gak jauh beda dengan di Shutter Island. yang mencuri perhatian justru Joseph Gordon-Levitt. spektakuler sekali pria muda ini. setelah tampil menggemaskan nan menyebalkan di (500) Days Of Summer, sekarang dia tampil mematikan di film ini. tidak akan mengherankan kalau Joseph akan direkrut oleh Christopher Nolan untuk proyek Batman berikutnya. Riddler, perhaps?

the most surprising performance should go to Alex Kapranos's twin brother Cillian Murphy.

errrr .... salah ...
ini yang bener.

setelah terbiasa melihat Cillian sebagai tokoh antagonis yang bermata indah nan dingin, di sini beliau mendapatkan peran protagonis. cenderung tertindas. tapi masih bermata indah.
dan mata biru itu dengan cantiknya menyesuaikan dengan perannya. masih terlihat dingin, tetap indah. tetapi ... tidak keji.
indahnya mata itu.
sudahkah Anda melihat matanya?
indah sekali bukan?






untuk wardrobe pun mata penonton tetap dimanjakan.
dan yang saya suka busana2 disesuaikan dengan karakternya. para lelaki mengenakan suit. Ellen Page, yang berperan menjadi arsitek, mengenakan baju2 bergaya boho yang artsy, Marion Cotillard diberikan baju2 yang anggun yang membuatnya terlihat luar biasa mempesona.
nice ...

spesial efek?
tidak seperti film2 yang mengandalkan special effect untuk menutupi alur cerita yang spectacularly awful, Mr. Nolan tidak menggunakan spesial efek yang megah.  untuk mendukung cerita yang kompleks, hanya sedikit membuat hotel ulang alik.
hasilnya?
awfully spectacular.

setelah menonton pertama kali, film ini terasa luar biasa.
rumit dan membingungkan.



tetapi setelah menonton kedua kalinya, akhirnya terasa ... film ini masih di bawah The Prestige, dengan kejutan Christian Bale-nya.
namun, sangat mengagumkan untuk sebuah film yang merupakan naskah asli sang sutradara.



bravo, Mr. Nolan!

ps. images from Google Image Search




12 June 2010 9 comments

The A-Team [2010]

Rating:★★★★★
Category:Movies
Genre: Action & Adventure



Foxtrot.
Alpha.
Mike.

F. A. M. stands for Fucking Awesome Movie!!

expectation gue pada film ini adalah ... Liam Neeson. yes, him only.
but what did i get?
a movie, with awesome characters and filled with wickedness!!

awalnya gue kira Kick Ass akan jadi film terkeren taun ini, but, lo and behold! The A-Team should be!
10 menit pertama sangat edan! kita sampe dibuat lupa kalo opening creadits-nya tuh belom kelar! and the rest of the movie? amaaaaaazzziiinnnggg!!
jalan cerita yang simple, mungkin agak sedikit mirip2 Mission: Impossible dulu. but, obviously, M:I is for pretty boys.
A-Team? that's for real man.

sebuah tim veteran elit, yang terdiri dari Col. Hannibal Smith [Liam Neeson], Lt. Faceman Peck [Bradley Coope], Capt. Murdock [Sharlto Copley] dan Sgt. B.A. Baracus [Quinton 'Rampage' Jackson], dijebak habis2an ketika mereka ditugaskan untuk mencuri plat pencetak uang palsu milik anak buah Saddam Hussein oleh saingan mereka. tim ini pun diberhentikan dengan tidak hormat dan dijatuhi hukuman penjara 10 tahun.


setelah 6 bulan, Hannibal berhasil meloloskan diri. dari crematorium penjara. dibantu seorang agen CIA bernama Lynch [Patrick Wilson]. dan dia mulai menjemput rekan2nya satu persatu. melalui mesin tanning, mobil penjara dan film 3D. setelah mereka semua terkumpul, Hannibal mulai menyusun rencana untuk membersihkan nama The Alpha Team yang sudah tercoreng. dengan iming2 tidak melakukan kekerasan dari salah seorang anggotanya.

puaaaaaaaasssss banget nonton film ini di hari Jumat sore yang sudah dirusak sama Voldemortwati. semua dapet! komedi, action dan ... Celtic testosterone. duh Gustiiiii!!! edan banget deh itu Liam Neeson! orangnya gak perlu muncul, baru suaranya aja udah berasa aura2 gantengnya! nggilani!!
dan Bradley Cooper? akhirnya gue ngerti dimana gantengnya ni orang. asal mukanya gak sok manis dan bersih, emang keren dia.

buat kalian2 manusia2 era '80-'90an mungkin masih inget sama series-nya. Hannibal, si bapak tua yang kerjaannya nyengir sambil bercerutu, Faceman yang tepe kemana2, Murdock yang sinting dan B.A. yang kalo mau terbang kudu dibius dulu. di film inipun karakter2nya tuh stand out semua. enggak ada pilih kasih. masing2 punya part-nya sendiri yang akan ngebekas di hati penonton. gue suka sekali dialog2 cerdasnya. dan misi2nya juga ajaib2!  eksekusi plannya mereka tuh juga keren2 banget! akurat dan ... out of the box!
no i won't spoil any of their mission here, go see for yourself!

the brilliant thing is, versi movie-nya ini stick to the original series. mantap! asli gue demen banget deh sama tim saksesnya film ini! keren kabeh! angle, editing, scoring, karakter, script. kudos to you all.


i want to see it again!
it's highly recomended!
a must-see!
and i pity the fool who ain't seein' this movie!


*disambit cukuran listrik*


ps. images taken from Google Image Search.


17 May 2010 18 comments

Iron Man 2 [2010]

Rating:★★★
Category:Movies
Genre: Action & Adventure

yak sodara2, akhirnya setelah hype-nya agak berkurang sedikit ... well, mungkin ga berkurang2 amat ya buat kalian2 yang di Ameriak. secara ... we got Stark waaayy before you guys! ha-ha!
er, anyway ... akhirnya, saya membuat review mengenai film spektakuler yang dinanti banyak pirsawan dan pirsawati di dunia untuk tahun ini.
LELAKI SETRIKAAN!!

.... aka ...

IRON MAN 2!!!

er, nope, not him.








and not him either!






and, no! that is not a poster of a Star Wars episode!


yap, dengan perjuangan yang sangat melelahkan [baca: berjalan kaki dari gedung kantor menuju Setiabudi Building di tengah terik panas matahari, dan mengantri selama 10 menit], akhirnya team JH6 mendapatkan toket Robert Downey Jr.!!! KYAAAAAA!!!!!! tiket nonton! walaupun bukan tempat duduk VIP [Very Inconvenient Position, aka front row!], tapi kami cukup bersyukur.
alhamdulillah.


filmnya sendiri menurut gue cukup simple, bisa dibilang apa yang akan menjadi permasalahan untuk Tony Stark/Iron Man [Robert Downey Jr.] udah dibeberin pada 10 menit awal film. jadi selama film berlangsung, penonton bener2 dihibur dengan visual ciamik, pengambilan gambar yang oke dan Robert Downey Jr. yang GUWANTENG'E REK!!! *jorokin Scarslut Johansen*
more or less it's like reading a comic book itself.


gue ga akan menyebutkan apa saja yang terjadi di film ini ya, takutnya spoiler. jadi ya gue ngomongin hal2 selain cerita.

waktu pertama kali liat trelernya si Lelaki Setrikaan ini, sempet agak gimana gitu, soalnya trailer pertamanya asli enggak banget. ga terliat sebagai sebuah film superhero yang luar biasa. kalo ga inget yg main Robert Downey Jr. mungkin gue langsung mem-black list film ini dari daftar must-see-movies-in-2010.

tapi kemudian muncul trailer kedua yang tampak lebih menjanjikan, trailer yang memperlihatkan Mickey Rourke pake baju montir yang baru kelar dicabik2 layaknya baru kelar bertjinta edan2an, UGHYEAH!! udah ga jelas kemana arahnya, vest besi, bawa petjut di tangan kanan kiri, dan berjalan ke arah Tony Stark sambil mecut2in sekitar, kalo kata Suppi, 'kaya bini muda yang enggak pernah ditengokin lakinya.'

dan ternyata di filmnya .... dia sama sekali bukan bini muda Tony Stark.
*eLmo dipetjut Whiplash dan dilaser Iron Man*

gue agak2 kurang berwawasan mengenai kemampuan akting Mickey Rourke. gue tau dia sempet ada di videoklip Enrique Iglesias yang Hero dan tentu saja, Sin City. luar biasa. tapi ngeliat dia di Iron Man ... waw. seksi sekali! terutama dengan aksen Eropa Timurnya yang ... duh, gusti! *kipas kipas pake bulu merak*

Suy, Suy, di sini, beliau agak mirip Papa Anthony-mu di Mask Of Zorro ga sih?

[yang belakang, bukan yang depan]

Sam Rockwell
, yang ternyata pernah main sebagai Zaphod Beeblebrox, si Presiden narsis berkepala dua [literally!] di Hitchhiker's Guide To The Galaxy [i love this film!] sekilas terlihat seperti Gary Oldman muda, hanya jauh lebih menyebalkan mukanya.

yang gue ga suka dari film ini adalah para perempuan2nya. ergh. yang satu cuma jadi distressing damsel, yang kalo ada musuh mendekat kerjaaannya jejeritan panik dan diam di tempat, yang satu ... well, simply just don't like her, even with that red hot hairdo. nope.

dan lihatlah, Black Widow itu kalo di komiknya tampilannya seperti ini. lebih HUWOT! i think Milla Jovovich or Olga Kurlyenko would do better as Black Widow. and besides, no Russian accent? blasphemy!

walaupun kualitas film ini masih di bawah The Dark Knight, tapi unsur entertainment-nya sangat luar biasa. dan Robert Downey Jr. walopun main film box office macam gini, sangat piawai kemampuan aktingnya, terbukti dari salah satu Mbak di kantorku yang sebel banget sama Tony Stark, karena katanya kaya anak kecil XD
dan gue suka sekali hubungan pertemanan Stark dan Rhodey ^^




ps. image taken from Google Image Search.


 
;